Selasa, 22 Januari 2013

Ikuti Tes Toefl di Sini

Ikuti tes Toefl di sini. Di banner kiri akan Anda lihat link bagi tes atau uji Toefl Anda. UJilah untuk mengukur kemampuan tes Toefl Anda. Memang tidak gratis. Hanya, kalau memang seumur hidup, kenapa tidak. Seperti diketahui, Toefl akan menjadi patokan umum dan khusus dalam penerimaan pegawai di banyak instansi, juga penerimaan CPNS. Sulit? Tentu bergantung, Anda tinggal melihat prosesnya bagaimana. Cara mengikuti tes Teofl diharapkan membantu ANda lulus baik dengan anka 500 atau 600. Harapan yang mungkin bisaselama kita tekun menghadapainya.

Kamis, 01 Maret 2012

Pemerintah Diminta Pangkas Jumlah PNS

Liputan6.com, Jakarta: Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Menpan RB) Azwar Abubakar menyatakan, dari 4,7 juta jumlah pegawai negeri sipil (PNS) hanya lima persen yang kompeten. Menanggapi hal itu, Sekjen Transparansi Internasional Indonesia (TII) Teten Masduki meminta agar pemerintah mengambil langkah tegas dalam memangkas jumlah PNS yang tidak efisien.

"Kalau menurut saya itu bagian dari reformasi birokrasi, pemerintah harus pangkas pegawai negeri yang menurut saya sudah tidak efisien. Saya kira harus berani pemerintah memangkas PNS kalau memang tidak fungsional," kata Teten, baru-baru ini.

Teten menjelaskan bahwa saat ini jumlah anggaran negara banyak tersedot untuk membayar gaji PNS. Padahal saat ini para abdi negara yang jumlahnya semakin banyak itu tak memberikan sumbangsih yang besar untuk negara. "Kalau itu dibiarkan maka ini beban, beban anggaran negara, Jadi saat ini lebih banyak PNS ketimbang kerjaannya." terangnya.

Ke depan untuk menghindari PNS yang tidak kompeten, menurut Teten, pemerintah harus berani mengambil inisiatif. Reformasi birokrasi harus segera dilakukan dengan cara memangkas jumlah PNS yang ada. "Proses perekrutan lebih selektif. Sistem kariernya juga diperbaiki, jangan gara-gara dia saudara atau ada kepentingan politik lalu dia direkrut jadi PNS," tuturnya.

Teten menambahkan, cara memangkas PNS dengan memberikan pensiun dini.(ULF)

Sumber: Yahoo/ Liputan 6 2 Maret 2012

Selasa, 28 Februari 2012

Penerimaan CPNS:Tenaga Honorer Tetap Ikuti Seleksi

JAKARTA – Pemerintah menetapkan mengangkat tenaga honorer menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, mereka tetap harus mengikuti tes seleksi yang akan digelar secara nasional sebagaimana calon PNS lainnya.


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) Azwar Abubakar mengatakan, seleksi ini diperlukan karena sebagian besar tenaga honorer yang bekerja saat ini tidak melalui tes kemampuan. Menurut dia, dalam waktu 2–3 tahun, pengangkatan tenaga honorer akan tuntas semua.

“Saya berprinsip semua tenaga honorer ini akan diperhatikan karena alasan kemanusiaan, tapi juga harus mempunyai kemampuan minimum, karena kita gunakan uang negara untuk membayarnya. Yang paling penting jangan menutup kesempatan untuk anak-anak yang masih fresh,” katanya seusai audiensi dengan PGRI mengenai Tenaga Honorer di Gedung Kemenpan dan RB kemarin. Menurut Menpan,tes itu sendiri akan terbagi antara pengujian kemampuan dasar dan kompetensi bidang. Pihaknya akan bekerja sama dengan konsorsium perguruan tinggi negeri untuk menyusun soal yang akan dijadikan alat ukurnya.

Dia menambahkan saat ini memang ada data 600.000 tenaga honorer,namun karena data itu tidak jelas maka akan diperiksa kembali.Menurut dia, data valid sulit didapatkan karena jumlahnya yang dinamis di mana tenaga honorer ini memang tidak digaji oleh pemerintah. Tenaga honorer yang akan diangkat, ujarnya, harus mau menempati daerah yang masih terbatas sumber daya manusianya. “Jujur saya katakan, jumlah guru di Indonesia ini sudah mengalahi di Jepang. Namun, jumlah ini tidak dibarengi dengan efektivitas.

Maka itu, mereka harus mau bekerja di tempat yang kosong atau mau ditempatkan sesuai dengan kebutuhan,”ujarnya. Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo menjelaskan, data yang sudah lengkap itu ialah untuk guru kategori satu yakni tenaga honorer yang mengabdi sejak 1 Januari 2006, bekerja di instansi pemerintah dan dibiayai APBN sebanyak 167.000 orang.

Tenaga honorer kategori satu ini, jelasnya,yang tahun ini akan diangkat menjadi PNS tanpa melalui tes seleksi, sedangkan tenaga honorer kategori dua yang juga bekerja di instansi pemerintah namun tidak digaji melalui APBN yang mencapai 600.000, akan diangkat melalui tes seleksi pada periode berikutnya dengan menggunakan APBN Perubahan. Neneng zubaidah

Sumber: Seputar Indonesia

Pendaftar CPNS 2013 Diperkirakan Membludak

KUDUS, suaramerdeka.com - Peningkatan pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013 dimungkinkan akan benar-benar terjadi. Hal itu terkait pemberlakuan moratorium oleh pemerintah pusat beberapa waktu yang lalu. Semakin banyak peminat, diprediksi banyak dinamika didalamnya termasuk kemungkinan adanya kasus penipuan seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Pelaksana Harian Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Revlisuanto Subekti, mengemukakan hal itu Minggu (26/2). Lebih lanjut dia menyatakan animo masyarakat yang ingin menjadi abdi negara diyakini akan membludak saat pemerintah pusat mulai mengumunkan perekrutan.

"Jumlahnya kemungkinan akan lebih besar karena sebelumnya perekrutan CPNS dihentikan sementara," katanya.

Beberapa kejadian yang sering muncul seperti penipuan dari oknum atau pihak terkait yang mengaku dapat menjanjikan satu posisi tertentu. Meskipun sudah berulangkali diberikan penjelasan dan sosialisasi, kasus seperti itu masih saja terjadi.

"Itu yang perlu kita antisipasi," tandasnya.

Caranya, yakni dengan memberikan penjelasan kepada publik bahwa segala sesuatunya sangat tergantung dari hasil tes dari peserta. Revli menegaskan bila ada pihak yang mengaku dapat menjanjikan satu posisi tertentu, maka justru perlu diwaspadai.
(Anton WH / CN32 / JBSM)

Sumber: Suara Merdeka

Strategi Mudah Belajar Toefl

Belajar Toefl seharusnya mampu mengasah kemampuan. Untuk mendapatkan nilai 500—600 dibutuhkan tes yang berkali-kali dan memakan waktu serta biaya tinggi. Cara strategis menguasai Toefl berdasarkan pengalaman ternyata tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, tetapi memanfaatkan pengembangan metode terarah, teratur dan berkesinambungan. Metode ini penting semata-mata karena menguasai bahasa berarti menerapkan dalam aktivitas kebahasaan sehari-hari.

Tepat dalam memilih materi dan metode pengajaran adalah cara bagaimana agar tes bukan hanya membuang-buang waktu dan energi. Di mana sebaiknya kita terdaftar mengikuti tes, tentu bergantung. Dalam pandangan Febriana Dwi Handini dari Tangerang, "practice smarter not harder”.

Metode yang penting adalah yang memberi peningkatan kualitas bukannya kemunduran. Setelah membaca metode ini, “Toefl skor saya 527 ", terangnya.
Pengalaman lain dikisahkan oleh Mogi Maulandra dari Bogor, "Saya akan menghadapi ujian TOEFl, dalam 2 bulan latihan saya menghasilkan nilai 560 score ".

Sultkah kita menguasai bToefl? "Awalnya saya kurang percaya sama iklan seperti ini, lalu saya coba dan isi ebook ternyata menambah pengetahuan saya dalam Bahasa inggris terutama persiapan saya sebelum Menghadapi Test TOEFL. bener-bener recommended seller ! terima kasih carajawab :) ", aku Sautmartua dari Medan.

Solusi dan strategi yang baik memang cukup membantu siapa pun yang butuh menguasai materi lebih tinggi dan memadai. Tinggal kapan dan di mana kita berlatih serta bagaimana metode latihan yang ditawarkannya.

Selasa, 21 Februari 2012

CPNS Diutamakan bagi Guru Honorer

JAKARTA– Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini diutamakan untuk guru honorer. Pasalnya, sebagian besar mereka telah mengabdi cukup lama.


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan,para guru honorer yang sudah mengabdikan lebih dari lima tahun mestinya jadi prioritas. ”Harapan kami seperti dan nantinya dipertimbangkan,” katanya saat ditemui SINDO di Jakarta kemarin.

Kendati minta diprioritaskan, Mendikbud juga menegaskan bahwa mereka yang diangkat tersebut tetap harus mengedepankan kompetensi. Karena itu, perlu juga diperhatikan rekam jejak para honorer tersebut. Menurut dia, ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan berdasarkan Undang- Undang (UU) No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, di antaranya kualifikasi akademik dengan tingkat pendidikan program sarjana (S-1) atau diploma (D-4).“Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional,”katanya.

Dia menambahkan saat ini ada ribuan guru honorer yang belum diangkat menjadi PNS. Mereka sebagian tersebar di daerah yang terpencil dan tertinggal. Karena itu, pemerintah akan memprioritaskan mereka untuk diangkat tahun ini. Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistyo berpendapat, pada 2011 jumlah guru honorer yang akan dinaikkan statusnya menjadi PNS mencapai 160.00 orang. Kemudian pada 2012,jumlah guru honorer yang akan mengikuti seleksi calon PNS mencapai 720.000 orang.

Namun,pihaknya meminta pemerintah untuk memperhatikanjugapengangkatanguru kategori 1 yakni guru yang mengabdi sejak 1 Januari 2006,bekerja di instansi pemerintah dan dibiayai oleh APBN. “Guru tingkat dua yang juga bekerja di instansi pemerintah namun tidak digaji melalui APBN, juga harus dinaikkan statusnya. Guru yang bekerja di sekolah swasta sejak 2005 dan juga guru bantu yang mencapai 14.000 orang kami mohon dijadikan PNS,”katanya.

Selain itu, juga ada guru di masa 2010/2011 sebanyak 197.678 guru dan tenaga honorer, termasuk calon PNS yang teranulir dari Jawa Tengah. Ditambah lagi janji pengangkatan 5.966 orang guru bantu DKI yang akan diangkat tahun ini. Anggota DPD ini juga menyarankan pemerintah harus membenahi sistem perekrutan karena penerimaan calon PNS di daerah sangat bernuansa kecurangan. Isu yang beredar, ujarnya, proses seleksi PNS menjadi ajang pengumpulan uang melalui jalan belakang oleh pemerintah daerah setempat.“ Ada yang bayar Rp50 juta hingga Rp75 juta,”ungkapnya.

Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah menilai, perhatian pemerintah terhadap guru honorer sangat rendah, sebab hingga kini masih ada ratusan ribu guru yang berstatus honorer. Banyaknya jumlah guru honorer yang belum diangkat ini disebabkan kekacauan data administrasi yang dimiliki pemerintah.“Seharusnya, pengangkatan itu dapat dilakukan pada tahun lalu namun tenggat waktu pendataan yang sedianya harus selesai Agustus 2010 terpaksa molor hingga tahun ini,”tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kemenpan dan RB membuka formasi penerimaan calon PNS untuk tenaga pendidik dan tenaga medis. Penerimaan guru hanya diperuntukkan neneng zubaidah bagi daerah yang masih kekurangan.


Sumber Sindo

Sumbar Terima CPNS

INILAH.COM, Padang — Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov Sumbar akan dimulai tahun 2013. Tetapi formasi yang tersedia sangat terbatas, diutamakan untuk memenuhi kekura ngan tenaga teknis dan tenaga kesehatan.
Peluang penerimaan CPNS itu sebe narnya terbuka selama masa moratorium kurun waktu 2011-2012. Tetapi syarat yang ditetapkan pemerintah sangat ketat dan sulit untuk direalisasikan. Dan persyaratan tersebut sudah disampaikan kepada Bupati/Walikota di Sumbar agar dipedomani bila berniat menerima CPNS dalam tahun ini.

“Melihat persyaratan yang ketat dalam penerimaan CPNS selama moratorium, maka kemungkinan besar penerimaan CPNS Pemprov Sumbar dilakukan tahun 2013 mendatang. Sekaligus usulan anggarannya akan diajukan pada APBD Sumbar 2013,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Jayadisman kepada Haluan, di Padang.
Ia mengatakan, Sumbar memang mem butuhkan tambahan pegawai. Sebab jumlah PNS yang diterima setiap tahun itu tidak sebanding dengan jumlah PNS yang memasuki pensiun.
Sepanjang 2011 sekitar 291 pegawai yang pensiun. Lalu pada tahun 2012 ini sedikitnya 300 PNS juga bakal pensiun. Dan selama 2 tahun ini, sejak 2011-2012 diterapkan moratorium CPNS.

Secara jumlah, kebutuhan PNS itu mencukupi. Tetapi bila dilihat dari sudut kompetensinya, terasa kekurangannya. Apalagi setiap kali penerimaan CPNS selalu dibawah 300 orang. Sebagai contoh, pada 2010, Sumbar hanya menerima 270 orang CPNS.
Syarat penerimaan CPNS
Persyaratan yang rumit untuk penerimaan CPNS itu dapat dilihat dari Peraturan Bersama Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi, Mendagri dan Menteri Keuangan, tentang Penundaan Sementara Penerimaan CPNS.
Menurut Jayadisman, Pemprov Sumbar telah menindaklanjutinya dengan mengirim surat tertanggal 15 Februari 2012 yang ditujukan kepada seluruh kabupaten/kota, tentang Tujuh Tugas Daerah Selama Moratorium Penerimaan CPNS, yaitu harus melaksanakan analisis jabatan dan analisis beban kerja.
Selanjutnya menghitung kebu tuhan pegawai berdasarkan analisis beban kerja dan analisi jabatan, membuat peta jabatan, menyusun persyaratan jabatan yang meng gambarkan kompetensi jabatan, membuat proyeksi kebutuhan PNS selama 5 tahun sejak 2012-2016 dan menyusun laporan redistribusi pegawai yang dapat dilakukan dengan pemetaan potensi, DUK, analisis besetting dan analisis kompetensi.
“Ini sulit kita selesaikan dalam waktu cepat. Pemprov Sumbar saja baru selesai menghitung kebutuhan PNS tahun ini, dan sekarang sedang melakukan analisis jabatan dan analisis beban kerja,” katanya.

Bila daerah mampu menun taskan itu selama moratorium dan berniat menerima CPNS dalam waktu dekat, maka prosesnya juga rumit. Karena, usulan formasi dari daerah yang di sampaikan kepada Menteri PAN RI, akan diverifikasi kembali oleh Kementrian PAN.
Bila lolos dari Kementrian PAN maka akan diteruskan ke Tim Reformasi Birokrasi Pusat untuk dikaji kembali. Jika diperlukan, tim ini akan turun ke daerah tersebut mengecek langsung ke butuhan PNS di daerah itu. Jadi penerimaan CPNS itu benar-benar selektif. [mor]